Penyakit Veno-oklusif

DEFINISI
Penyakit Veno-oklusif adalah penyumbatanpada vena-vena kecil di dalam hati.

Penyakit ini dapat terjadi di segala usia, tetapi lebih mungkin terjadi pada anak-anak usia 1-3 tahun, karena mereka memiliki pembuluh darah yang lebih kecil.

PENYEBAB
Penyumbatan bisa disebabkan oleh obat-obatan dan bahan lainnya yang bersifat racun terhadap hati, seperti daun Senecio (yang digunakan sebagai bahan pembuat teh herbal di Jamaika), dimetilnitrosamin, aflatoksin dan obat anti kanker (misalnya azatioprin).

Terapi radiasi (penyinaran) juga dapat menyebabkan sumbatan pada vena-vena kecil, Demikian pula halnya dengan antibodi yang dihasilkan selama penolakan terhadap pencangkokan hati.

Penyumbatan menyebabkan aliran balik darah dari hati dan mengurangi pasokan darah ke hati. Berkurangnya pasokan darai ini, pada akhirnya akan merusak sel-sel hati.

GEJALA
Penyumbatan vena-vena kecil menyebabkan hati dibanjiri oleh darah dan membengkak, sehingga akan timbul nyeri tumpul bila diraba atau ditekan.

Cairan dari permukaan hati yang membengkak bisa merembes dan terkumpul dalam perut, menyebabkan asites.

Penyumbatan ini juga menyebabkan peningkatan tekanan darah dalam vena portal (hipertensi portal).
Tekanan yang tinggi ini dapat menyebabkan terbentuknya vena varikosa di kerongkongan (varises esofageal), yang bisa pecah dan mengalami perdarahan.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.
PENGOBATAN
Satu-satunya pengobatan adalah menghentikan pemakaian bahan atau obat yang menyebabkan terjadinya penyumbatan.

PROGNOSIS

Yang khas adalah bahwa suatu penyumbatan akan menghilang dengan segera dan penderita akan sembuh dengan atau tanpa pengobatan.
Tetapi beberapa penderita meniggal karena kegagalan hati.
Pada penderita lainnya, tekanan darah dalam vena portal tetap tinggi dan menyebabkan sirosis.

Perjalanan penyakitnya tergantung kepada luasnya kerusakan dan dapat atau tidak kerusakan tersebut mengalami kekambuhan.

Yang lebih sering ditemukan adalah penyakit yang menahun, terutama jika penyebabnya adalah pemakaian teh herbal yang mengandung racun alkaloid

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: